Tarian Topeng Coka Iba salah satu warisan budaya Halmahera Tengah yang lolos dan diikutkan dalam Sidang Penetapan Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) Indonesia Tahun 2020 (Ist)

Halmahera Tengah. Kabartravel.com – Setelah melewati tahapan seleksi dan verifikasi di tingkat Provinsi, dan didukung dengan dokumen kajian akademik yang disusun oleh tim dari Unkhair Ternate tiga Karya Budaya Kabupaten Halmahera Tengah lolos dan diikutkan dalam Sidang Penetapan Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) Indonesia Tahun 2020 pada bulan Agustus nanti..

Tiga karya budaya yang di usulkan, setelah lolos seleksi sebelumnya adalah Tarian Lalayon, Coka Iba dan Bambu Tada.

Menurut Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Halmahera Tengah  Husain Ali, ketiga karya budaya ini merupakan karya yang sudah dimainkan oleh masyarakat yang mendiami wilayah Halmahera Tengah sejak dulu.

“Tari Lala dan Coka Iba menjadi tarian khas masyarakat Weda, Patani dan Gebe sejak dulu. Musik bambu tada dimainkan oleh masyarakat yang ada di Kobe dan Sawai Itepo”, lanjut Husain.

Untuk mewujudkan visi yang telah tertuang dalam dokumen RPJMD Kabupaten Halmahera Tengah 2017 – 2022, yaitu Halmahera Tengah Maju, Sejahtera berlandaskan Fagogoru, salah satu poin penting yang terus di lakukan sebagai sebagai bentuk komitmen Pemerintah Daerah adalah melindungi dan mestarikan Karya Budaya di daerah.

Seluruh Karya Budaya anak negeri harus dilindungi sebagai milik negeri ini dan terus dilestarikan melalui program-program pembinaan yang berkelanjutan.

Pengusulan karya budaya untuk ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) Indonesia merupakan komitmen Pemerintah Daerah dalam upaya melindungi dan melestarikan kebudayaan lokal Halmahera Tengah sebagai bagian dari kekayaan budaya bangsa.

  • Reportase  : SoeDradjat
  • Editor         : Wisja

 

 

BACA JUGA :  Savero Hotel Depok Resmi Beroperasi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here