GUNUNG KIDUL, kabartravel.com – Arus kunjungan wisatawan ke Objek Wisata Gunung Kidul, kini mengalami penurunan cukup drastis selama beberapa waktu terakhir.

Salah satu sebabnya adalah akibat turunnya daya beli masyarakat, sehingga berpengaruh terhadap aktifitas liburan.

Selain itu, turunnya arus kunjungan juga dikarenakan musim kemarau yang menimpa daerah Gunung Kidul. Sebab wisatawan tidak kerasan dengan cuaca yang panas.

Yuli Setyawan, Marketing sekaligus penanggung jawab tempat wisata Kang Haris Goa Pindul, mengungkapkan penurunan kunjungan wisatawan itu kepada Kabartravel.com, Sabtu ( 28/09/19).

Menurut dia, Objek Wisata Kang Haris Goa Pindul semula menargetkan 4000 kunjungan wisatawan lokal dan mancanegara setiap tahunnya. Tetapo sampao saat ini jumlah wisatawan yang berkunjung malah mengalami penurunan yang sangat signifikan di kisaran angka 35% kunjungan per tahunnya.

Yuli mengatakan wisatawan yang berkunjung saat ini kebanyakan adalah wisatawan yang sudah pernah menikmati wisata Kang Haris Goa Pindul.

“Kalo masalah kemarau panjang kami tidak kawatir karena air di Goa Pindul berasal dari sumber mata air mas, tapi dari faktor eksternalnya yang mempengaruhi seperti daya beli masyarakat yang melemah,” ungkapnya.

Yuli juga mengungkapkan saat ini pihaknya terus melakukan promosi dan inovasi baru dalam menyajikan wisata di Kang Haris Goa Pindul dengan menambah trip-trip baru.

Dengan kondisi penurunan jumlah kunjungan wisatawan ini Yuli berharap kepada pemerintah kabupaten Gunung Kidul terus melakukan promosi pariwisata dengan masif.

Yuli juga menambahkan pemerintah kabupaten harus lebih mengelar event-event besar pariwisata sehingga dapat memulihkan kondisi pariwisata Gunungkidul.

“Ya saya berharap pemerintah kabupaten Gunungkidul terus membuat event besar dan tempatnya jangan melulu di ibukota kabupaten sehingga wisatawan bisa mengenal obyek wisata Gunungkidul tidak sebatas pantai,” imbuhnya.

Senada dengan Yuli, Yanto Head Guide Tunas Wisata Goa Pindul juga mengatakan penurunan jumlah wisata di Tunas Wisata mengalami penurunan sebesar 50%.

Yanto juga mengatakan pemerintah harus bisa membantu promosi untuk mempertahankan kunjungan wisata di Goa Pindul.

Goa Pindul adalah objek wisata aliran sungai bawah tanah yang terletak di  Desa Bejiharjo, kecamatan karangmojo, kabupaten Gunungkidul.

Obyek wisata Goa Pindul diresmikan 10 Oktober 2010 lali dengan panjang goa 350 meter dan lebar goa 5 meter.

Objek wisata Goa Pindul menjadi tantangan tersendiri bagi para wisatawan. Sebab memiliki karakteristik objek yanh sangat unik dan diminati wisatawan. (WAP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here