ALOR, kabartravel.com – Bupati Alor, Drs Amon Djobo meninjau lokasi Pembangunan Cotage Wolwal yang dibangun Dinas Pariwisata NTT di Desa Wolwal,Kecamatan Alor Barat Daya, Kabupaten Alor, NTT, rabu (1/7).

Kunjungan Bupati yang dikawal langsung Camat Abad, Syafyuddin Djawa,SH guna memastikan progres fisik bangunan sekelas resort yang rencananya akan diresmikan Gubernur Viktor Bungtilu Laiskodat, akhir bulan Juli mendatang.

Dalam kunjungan ke spot destinasi wisata yang berada di tepian pantai Wolwal tersebut, selain memeriksa bagian demi bagian dari aset pariwisata tersebut, Bupati yang dikenal dengan tag line ‘Alor Surga di Timur Matahari ini’ juga sempat berdiskusi dengan Kepala Desa Wolwal, Yonry Fanmani, yang ditemani Danpos Abad, Serka Kornelis Lalel dan sejumlah aparatur desa dan pengelola BUMDES.

Bupati Djobo yang sangat berminat dengan usaha di sektor kepariwisataan itu, meminta agar masyarakat desa dapat berpola perilaku wisata dengan menjaga keamanan dan kenyamanan tamu serta menyiapkan diri dalam berbisnis pariwisata.

Selain itu, Djobo meminta pihak desa melalui BUMDES mulai menata dan memperindah dengan membuat pagar dan menanam bunga.

“Fasilitas yang tersedia sudah standar dan luar biasa, tinggal penataan taman saja, sehingga dengan pemandangan laut yang indah, maka para tamu dapat betah tinggal dan berlama-lama sehingga ekonomi bisa bertumbuh,” pinta Bupati Djobo yang mulai serius benah pariwisata di saat Nusa Kenari, julukan bagi Kabupaten Alor memasuki New Normal dengan Nol Positif Covid -19 atau Zona Hijau ini.

Saking tertariknya pada pengembangan akomodasi penginapan di sepanjang kawasan pantai Wolwal, Bupati Djobo bersama rombongan kecamatan singgah di Alami Hotel yang dikelola Mr.Max asal Inggris di Desa Wolwal tersebut.

BACA JUGA :  Pasar Bambu Papringan Kini Diburu Berbagai Wisatawan

Di sana Bupati Pencinta Seni ini merasa kagum dengar kerajinan tangan atau karya seni yang dikirim dari Pulau Dewata, Bali,yang bila diamati bahan dasarnya dari sisa-sisa kulit kayu yang dihempas oleh gelombang laut ke bibir pantai, namun setelah mendapatkan sentuhan seni dari pengukir Bali, maka menjadi karya seni yang mahal.

“Mari kita dukung sektor seksi pariwisata agar mampu bangkit mendongkrak ekonomi real melalui pegelaran berbagai event dan festival menuju Alor Kenyang, Alor Sehat dan Alor Pintar,” ajaknya.

(Gabby/Anis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here