Air Terjun Batang Kapas, Kabupaten Kampar, Riau (Foto Arika Harmon)

KABARTRAVEL.COM -Begitu terkenalnya Propinsi Riau dengan kawasan konsesi bebagai jenis perusahaan. Bahkan sebagian besar wilayahnya sudah di investasikan. Namun siapa sangka, jauh dari pandangan publik masih tersisa hamparan hutan asli yang didalamnya terdapat kekayaan hayati dan hewani yang beragam serta ratusan potensi wisata alam. Salah satunya adalah Air Terjun Batang Kapas yang ratusan tingkat menurut informasi dari warga setempat.

Banyak air terjun yang tinggi di Sumatera. Di antaranya, Air Terjun Sigura-gura di Sumatera Utara 250 meter, Air Terjun Sipiso-piso 120 meter, Air Terjun Ngarai Harau 35 meter dan masih banyak lainnya. Begitu juga dengan Air Terjun Batang Kapas. Berdasarkan pengukuran warga setempat, ketinggiannya adalah 153 meter. “Air terjun kami ini tingginya 153 meter” Rama 21 tahun, pemuda Desa Lubuk Bigau.

Air Terjun Batang Kapas terletak didalam kawasan Wilayah Masyarakat Adat Kenegerian Pangkalan Kapas Kecamatan Kampar Kiri Hulu, Kampar, Riau. Namun dengan minimnya wisata alam yang ada, Pemerintah Propinsi Riau seakan abai dan tidak peduli akan kelestarian air terjun ini. Bahkan saat ini, kawasan tersebut seluas 2883 hektar dibebani Ijin Usaha Pertambangan (IUP) Batubara, PT Buana Tambang Jaya (BTJ).

Saat ini, Masyarakat Adat Kenegerian Pangkalan Kapas tengah berupaya menjadikan kampung nya menjadi Desa Ekowisata. Air Terjun Batang Kapas yang ratusan tingkat ini akan dijadikan sebagai senjata untuk mempromosikan berbagai potensi yang ada di empat (4) desa Kenegerian Pangkalan Kapas. Yaitu sejarah, tradisi, kerajinan, dan berbagai bentuk keindahan alam yang menjadi sharat wisata berbasis budaya.

Dengan ketinggian 153 meter dan ratusan tinggkat, serta banyak nya potensi pendukung lainnya yang ada di Kenegerian Pangkalan Kapas. Air Terjun Batang Kapas ini akan menarik perhatian wisatawan bahkan sampai di mancanegara. Dan jika dikelola dengan baik secara kearifan lokal. Selain melestarikan kebudayaan dan memajukan perekonomian masyarakat setempat. Air terjun ini akan membawa Propinsi Riau dikenal menjadi Pripinsi Wisata baik di nasional maupun internasional.

Penulis : Arika Harmon

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here