Tips Berwisata di Bulan Ramadhan

0
131

JAKARTA, Kabartravel.com – Puasa tidak jadi halangan untuk melakukan perjalanan wisata. Namun, ada beberapa tips wisata saat bulan puasa yang perlu diperhatikan. Menahan lapar dan haus seharian bukanlah perkara mudah bagi pelancong.

Menyambangi berbagai tempat dan melakukan beragam aktivitas pasti menghabiskan tenaga yang tidak sedikit. Namun, bukan berarti agenda traveling harus berhenti total saat bulan yang suci ini. Berikut 6 (enam) tips seputar jalan-jalan pada bulan Ramadhan.

1.Cari tahu waktu sahur dan berbuka di destinasi tujuan

Saat merencanakan perjalanan, jangan lupa mencari tahu soal waktu sahur (subuh) dan berbuka (maghrib) di destinasi wisata. Hal ini tidak menjadi masalah bila Anda traveling dalam zona waktu yang sama. Namun, jika destinasinya agak jauh, lebih baik persiapkan diri untuk sahur dan berbuka pada jam yang berbeda.
Cara paling mudah untuk mengetahui jam sahur, berbuka, sampai kiblat shalat adalah mengunduh aplikasi khusus Muslim di smartphone Anda. Aplikasi Muslim Pro, misalnya, bisa mengingatkan Anda pada jam-jam azan, termasuk subuh dan maghrib.

2.Pilih makanan bergizi saat sahur

Sahur adalah waktu makan paling penting selama Ramadhan, termasuk saat traveling. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk makan hidangan bergizi saat sahur.
Pastikan asupan karbohidrat, protein, dan serat tercukupi, tetapi jangan berlebihan. Tidak sulit mencari makanan sahur bergizi. Coba saja sambangi warung tegal (warteg) yang tersebar di berbagai pelosok Indonesia.
Pilihlah nasi dengan lauk dan sayur sebagai pendampingnya. Akan lebih baik jika ditambah asupan buah. Hal yang perlu diingat, jangan minum teh atau kopi secara berlebihan saat sahur. Kedua minuman itu akan memicu pengeluaran urine sehingga Anda akan lebih mudah haus. Minumlah banyak air putih, minimal lima gelas, saat sahur.


3.Cari destinasi ramah Muslim

Lebih baik cari destinasi yang ramah bagi umat Muslim jika Anda traveling pada bulan Ramadhan. Cari destinasi ramah Muslim dan gampang cari makanan untuk berbuka. Jangan ambisius, jadwal trip-nya santai saja.
Jika ingin menyambangi negara tetangga,seperti Malaysia bisa jadi pilihan. Ini memudahkan Anda untuk mencari masjid, juga makanan sahur dan berbuka.
Simpan daftar negara tujuan lainnya untuk didatangi seusai bulan Ramadhan agar bisa berwisata kuliner sepuasnya.

4.Tidak melakukan aktivitas berat

Untuk menghemat tenaga, sebisa mungkin jangan melakukan aktivitas berat selama berpuasa. Singkirkan dulu keinginan mendaki gunung, trekking, atau main arung jeram.
Mengurangi bepergian pada siang hari juga efektif agar tetap bugar saat berpuasa. Saat matahari sedang di atas kepala, lebih baik Anda mengunjungi beberapa destinasi dalam ruangan. Museum dan beberapa peninggalan sejarah bisa jadi pilihan.

5.Kunjungi masjid-masjid ikonik dan bersejarah

Saat traveling ke kota-kota di Indonesia, sempatkan mengunjungi masjid-masjid ikonik atau bersejarah. Di Sumatera Barat, tepatnya di kota Padang, anda dapat mengunjungi sebuah masjid megah, yang kental dengan bagunan khas Minangkabau, yaitu Mesjid Raya Sumatera Barat. Terletak di pusat kota Padang, ibu kota Sumatera Barat.
Manfaatkan bulan Ramadan untuk berwisata religi, Anda pasti akan mendapat pengalaman yang tidak biasa. Traveling ke Cirebon, misalnya, Anda bisa mengunjungi Masjid Agung Sang Cipta Rasa yang dibangun oleh Sunan Gunung Jati dan Sunan Kalijaga. Kalau Kota Kudus jadi pilihan Anda, jangan lupa mampir ke Masjid Menara Kudus yang dibangun oleh Sunan Kudus pada 1549.

6.Jangan tergoda untuk berbuka sebelum waktunya!

Saat traveling, terutama ke luar negeri, makanan pinggir jalan pasti jadi godaan terbesar. Jangan tergoda untuk batal puasa, walaupun panas. Perjalanan bulan Ramadhan dilakukan waktu itu musim panas. Godaan sudah pasti cukup berat. Mari berwisata, dengan tidak mininggalkan ibadah puasa.!

Wisja Sikumbang
Berbagai Sumber

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here