Warga Jakarta Banyak Rayakan Tahun Baru di Destinasi Bandung dan Bogor

0
14

JAKARTA, harianindonesia.id – PT Jasa Marga selaku pengelola Jalan Tol Jakarta-Cikampek memprediksi, terjadi lonjakan perjalanan ke arah Bandung dan Bogor jelang pergantian tahun. Itu terlihat dengan adanya lonjakan jumlah kendaraan yang keluar kawasan Ibu Kota Jakarta. Peningkatan jumlah kendaraan meninggalkan Jakarta sudah terpantau mulai 28 Desember 2018.

AVP Corporate Communications PT Jasa Marga Dwimawan Heru mengatakan, sejak 28 Desember 2018 hingga 30 Desember 2018, ada 234.923 kendaraan meninggalkan Jakarta melalui Gerbang Tol (GT) Cikarang Utama Jalan Tol Jakarta-Cikampek.

“Jumlah tersebut meningkat 37,6 persen dari volume lalu lintas harian normal sebanyak 170.768 kendaraan,” kata Dwimawan dalam keterangan tertulisnya, Senin (31/12).

Menurut Dwimawan, lonjakan kendaraan melewati Gerbang Tol Cikarang Utama terjadi pada Minggu (30/12). Jasa Marga mencatat, pada hari itu ada 68.478 kendaraan meninggalkan Jakarta melalui gerbang tol itu.

“Walaupun tidak naik signifikan seperti dua hari sebelumnya yang mencapai kenaikan hingga 40%, angka tersebut masih mencerminkan peningkatan sebesar 28,7% dari volume lalin normal sebanyak 53.220 kendaraan,” sebut Dwimawan.

Dalam rentang tiga hari yang tercatat itu, juga terpantau peningkatan aktivitas di Gerbang Tol Pasteur (Bandung) dan Gerbang Ciawi (Bogor). Kendaraan yang melewati GT Pasteur Jalan Tol Purbaleunyi adalah sejumlah 112.249 kendaraan, meningkat 9,8 persen dari lalu lintas normal. Sedangkan kendaraan yang melewati yang melewati GT Ciawi Jalan Tol Jagorawi adalah sejumlah 112.447 kendaraan, meningkat 14,3% dari lalu lintas normal.

“Peningkatan lalu lintas harian yang cukup signifikan di sejumlah Gerbang Tol (GT) yang mencerminkan kota destinasi favorit pengguna jalan untuk menghabiskan malam pergantian tahun,” jelas Dwimawan.

Jasa Marga mengimbau kepada pengguna jalan yang hendak meninggalkan Jakarta pada malam pergantian tahun untuk mengatur waktu keberangkatan guna menghindari kepadatan lalu lintas, serta memastikan kecukupan saldo uang elektronik sebelum memasuki jalan tol.

Selain itu, pastikan kondisi tubuh prima serta kecukupan BBM kendaraan sebelum memasuki perjalanan di jalan tol terutama bagi para pemudik yang melakukan perjalanan panjang Tol Trans Jawa. (***)

Sumber kumparan.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here