Ambon,Kabartravel.com– Setelah sukses dengan penampilan ukulele pada festival musik ukulele pada calendar of event pariwisata Provinsi Maluku, yang diselenggarakan di teluk Ambon, Patimura Park, Minggu 18 Agustus 2019 lalu, Dinas Pariwisata Prov. Maluku mendapat tantangan dari Kementrian Pariwisata (Kemenpar).

Kementerian Pariwisata berharap Dinas Pariwisata Provinsi Maluku untuk serius menumbuh kembangkan musik tradisional ukulele hingga mendunia. Salah satu caranya adalah dengan memasukan festival musik ukulele pada calender of event pariwisata dengan target 1.000 ukulele yang dimainkan anak-anak.

“Kami Kemenpar berharap tahun depan bisa tampilkan 1.000 ukulele. Ditampilkan dan dimainkan dalam event khusus oleh anak-anak. Sehari atau dua hari, dengan berbagai lagu daerah dinyanyikan sambil bersenandung,” kata staf khusus menteri pariwisata Raseno Arya saat pembukaan Festival.

Dengan target 1.000 ukulele di tahun depan, sebut Raseno, selain bisa meraih rekor MURI sebagai penampil ukulele terbanyak di Indonesia, sehingga ukulele dipandang sebagai musik tradisional yang bisa jadi pemikat dunia.

“Kedepan mungkin bisa ada event festival musik jazz, ukulele dan sebagainya. Event seni, pariwisata dan budaya itu jadi daya pikat wisatawan, harus dikembangkan,” tegasnya.

Menanggapi usulan Kemenpar itu, pelaksana tugas Kadispar Maluku Irawan Asikin menyatakan, tentu pihaknya nanti akan melihat usulan membuat event 1000 ukulele. Sebab sudah ada rencana, hanya terlebih dahulu akan menelisik lagi dalam perencanaan di tahun 2020. (Rel/Wisja)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here