JAKARTA – Mengintip fakta-fakta pariwisata Israel, ternyata cukup unik. Wisatawan dari beberapa negara memiliki andil besar, termasuk wisatawan asal Indonesia.

Dilansir dari The Jerusalem Post, pada tahun 2017 Israel mendapat kunjungan wisatawan terbesar sepanjang sejarah. Ada 3,6 juta wisatawan mengunjungi pantai-pantai berpasir dan tempat-tempat suci di Israel.

Berdasarkan data statistik Kementerian Pariwisata Israel, wisatawan Indonesia tercatat paling banyak menghabiskan uang saat liburan ke Israel. Wisatawan Indonesia menghabiskan uang sekitar 310 dollar per hari, tidak termasuk tiket pesawat.

Tahun 2017 lalu ada sekitar 36.300 turis Indonesia yang berkunjung ke Israel. Bila dibandingkan tahun 2016, ada kenaikan kunjungan turis Indonesia ke Israel sekitar 24 persen.

Data statistik tersebut menunjukkan adanya fluktuasi kunjungan wisatawan Indonesia ke Israel. Tahun 2014 sendiri ada sekitar 26.600 wisatawan Indonesia.

Menteri Pariwisata Israel, Yariv Levin memaparkan lima besar negara asal wisatawan yang berkunjung ke Israel. Urutan pertama ialah Amerika Serikat, lalu Rusia, Perancis, Jerman, dan Inggris.

Faktanya 54 persen wisatawan yang masuk adalah Kristen (beragama Katolik) 25 persen dari total mereka berkunjung untuk berziarah, ke beberapa situs sucinya.

“Hanya sekitar seperlima dari semua turis adalah orang Yahudi, dengan sisanya terdiri dari kepercayaan lain,” ujar seperti dikutip dari The Jerussalem Post.

Dari 3.6 juta wisatawan itu, sekitar 41 persen dari wisatawan tahun 2017 telah mengunjungi Israel sebelumnya.

Situs yang paling banyak dikunjungi di Israel adalah Yerusalem, Tel Aviv, Laut Mati, Tiberias juga Lautan Galilea dan Galilea utara.

Wisatawan di sana rata-rata menghabiskan sekitar 1.600 selama tinggal di Israel, menurut data Kementerian Pariwisata di semester pertama tahun 2017. Jika di rupiahkan berarti mencapai sekitar Rp 22 juta sekali kunjungan.

Menurut salah satu pemilik tour travel yang melayani perjalanan Indonesia-Israel dan Palestina, Melisa Agustina dari Mala Tour, wisatawan di sana tinggal minimal lima sampai tujuh hari.

Dapat dihitung dalam satu hari wisatawan di sana bisa menghabiskan sekitar 300 dollar AS atau sekitar Rp 3-4 juta sehari.

Cithaya Nurfitri
Sumber : Kompas

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here