Jelajahi Tujuan Diving Terindah di Kepulauan Riau.

0
44

Diving atau menyelam adalah sebuah aktivitas petualangan yang tentunya mempunyai pengalaman berbeda dengan aktivitas penjelajahan yang lain. Hamparan Laut Cina Selatan di kepulauan Riau menyimpan keindahan dibaliknya. Berikut adalah tujuan diving yang indah dapat Anda jelajahi di Kepulauan Riau:

KEPULAUAN ANAMBAS

Pada tahun 2013 CNN Internasional pernah melansir bahwa Kepulauan Anambas adalah salah satu yang terbaik sebagai lima ‘surga’ pulau tropis.

Kepulauan Anambas adalah sebuah gugusan pulau di provinsi Kepulauan Riau, Indonesia. Gugusan pulau tersebut terletak 280 km sebelah timur laut dari pulau Batam yang terletak di Laut Cina Selatan. Dahulu gugusan pulau tersebut terkenal dengan eksplorasi gas alam, sekarang juga populer sebagai tujuan menyelam karena memiliki terumbu karang yang masih alami dan air yang jernih. Merupakan salah satu tempat bermigrasinya Hiu Laut.

Kepulauan Anambas Destinasi Baru Pecinta Diving

Perjalanan menuju Kepulauan Anambas dapat melalui pesawat terbang yang hanya dilayani dengan Riau Airlines yang terbang ke Pulau Matak sebagai pintu gerbang dari Kepulauan Anambas. Maskapai ini beroperasi tiga kali seminggu menggunakan Fokker-50 dari Landasan Kijang di Tanjung Pinang Pulau Bintan. Bandara, milik ConocoPhilips untuk pengeboran lepas pantai dan gas alam eksplorasi, juga berfungsi sebagai terminal domestik Ini memiliki landasan pacu 1.200 m dan dengan indah terletak dengan laguna yang dangkal. Jika Anda seorang penggemar Diving sebaiknya menuju ke Anambas dengan menggunakan kapal jenis Liveaboard sehingga anda bisa menikmati keindahan terumbu karang beberapa hari di tengah laut.

Beberapa situs diving terkenal di Kepulauan Anambas antara lain Batu Katoaka, Daman, Tokong, Malangbiru dan Tokong Berlayar serta yang terkenal dan tidak terlupakan adalah spot diving Igara Wreck. Di situs-situs tersebut kita dapat melihat terumbu karang yang hidup sehat dan berwarna-warni dengan limpahan kehidupan laut seperti nudibranch (siput laut), kura-kura, ikan napoleon, barakuda, batfish (ikan kelelawar bibir merah), ikan buaya, bumpheads, ikan pari tutul biru, belut laut dll.

Situs-situs menyelam di kepulauan Anambas ini sering mengalami perubahan tergantung pada cuaca dan kondisi tempat menyelam, sehingga membutuhkan kemampuan menyelam yang tinggi, dianjurkan bagi penyelam yang telah memiliki sertifikasi Advanced Open Water Diver (AOWD) dan di atasnya.

IGARA WRECK
Igara adalah nama kapal pembawa bijih besi berbendera Italia yang karam pada Maret 1973, setelah menabrak sebuah batu yang belum terpetakan di Laut Cina Selatan dan meneruskan perjalanan sampai akhirnya tenggelam. Tenggelamnya kapal Igara ini diyakini kerugian maritime terbesar dengan nilai kargo sebesar $25 juta.

Kedalaman maksimal Igara Wreck sedalam 40 meter dan minimum 14 meter. Arus di sekitar Igara Wreck sangat kuat sehingga sangat rentan dan dengan jarak pandang yang kadang-kadang buruk. Di dalam bagian Igara Wreck terdapat sebuah bagian yang biasa disebut “Penyu Wreck” oleh para penyelam karena menjadi tempat tinggal sekumpulan penyu, namun terlahir dilaporkan penyu sudah tidak terlihat lagi sekitar tempat tersebut. sementara ikan hiu jenis Nurse Shark terlihat di ruang penyimpanan di buritan kapal. Pada bangkai kapal Igara ini tumbuh karang lunak beraneka warna dan porifera atau spons. Di sini kita sangat mudah menemukan sekumpulan ikan barakuda, kakap, kerapu dan batfish.

PULAU MAPUR
Pulau Mapur terletak di 16 km sebelah timur pulau Bintan. Tidak seperti destinasi diving lainnya, Pulau Mapur lebih tenang dan jarang diketahui banyak penyelam. Namun dengan terumbu karang yang masih lestari dan beraneka warna siput laut, pulau Mapur menjadi tujuan menyelam yang populer untuk para penyelam yang berangkat dengan Liveaboard dari Singapura. Visibilitas menyelam pada daerah ini sekitar 10 sampai 15 meter.
Selain nudibranch, spesies lain yang hidup di sini adalah ikan sotong, juvenile sweetlips, ikan bumphead kakaktua, ikan trevally, table coral yang lebar and karang besar lainnya, dan jika beruntung Anda dapat melihat Hiu Paus.

Sumber : Diolah dari berbagai sumber

Editor : Erik Wirawan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here