Bandung, Kabartravewl.com – Sebagai upaya menyiapkan destinasi wisata dalam memasuki masa adaptasi kebiasaan baru. Kemenparekraf/Baparekraf bersama Komisi X DPR/RI menggelar Gerakan BISA (Bersih, Indah, Sehat dan Aman) di Bandung, Jawa Barat, pada 25 hingga 26 Juli 2020 lalu.

Berlokasi di destinasi wisata Taman Hutan Raya Ir. H. Juanda Bandung, sekitar 100 pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif dilibatkan untuk melakukan bersih-bersih di taman, sungai, dan sekitar Prasasti Curug Dago, melakukan penataan papan penunjuk arah, serta penyemprotan disinfektan pada lokasi destinasi. Semua kegiatan ini dilakukan dengan penerapan protokol kesehatan.

Direktur Kajian Strategis Kemenparekraf/Baparekraf Wawan Rusiawan , Senin (27/7/2020) mengatakan, penyiapan destinasi yang memenuhi faktor kebersihan, kesehatan, keamanan, dan keberlangsungan lingkungan jadi hal penting dalam menyambut wisatawan di era adaptasi kebiasaan baru. Agar kegiatan di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif dapat kembali produktif namun tetap aman dari COVID-19.

 

Kemenparekraf/Baparekraf sudah menyiapkan berbagai hal mulai dari kebijakan dan program-program untuk terus dapat mendukung sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Untuk itu dibutuhkan dukungan dari semua pihak agar bisa bersama-sama dalam menciptakan budaya bersih, indah, sehat, dan aman di setiap destinasi wisata, karena penting bagi sektor ini untuk membangun kembali kepercayaan wisatawan.

Sementara itu, anggota Komisi X DPR RI, Ledia Hanifa Amaliah, dalam kegiatan tersebut menyampaikan pentingnya gerakan BISA dalam membangkitkan optimisme pelaku parekraf dalam menyambut pariwisata di tatanan hidup baru.

“Dalam masa adaptasi kebiasaan baru, kita semua perlu mengubah semua kebiasaan kita. Gerakan BISA diharapkan mampu membangkitkan optimisme masyarakat untuk sama-sama menyambut kembali kebangkitan pariwisata di Bandung khususnya dan di Jawa Barat pada umumnya pada saat dibukanya destinasi wisata pada masa adaptasi kebiasaan baru ini, sehingga kepercayaan wisatawan dapat terwujud bahwa Bandung merupakan destinasi yang aman dan nyaman untuk dikunjungi,” ujar Ledia.

BACA JUGA :  Industri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Perlu Lakukan Remodelling

Kemudian, Wakil Bupati Kabupaten Bandung, Gun Gun Gunawan, yang hadir di lokasi pada hari ke-2 menyampaikan ucapan terima kasih atas dipilihnya destinasi wisata Curug Dago, di Kawasan Tahura Ir. H.Juanda, Bandung, sebagai tempat pelaksanaan Gerakan BISA oleh Kemenparekraf/Baparekraf, sekaligus memberikan dukungan dan semangat kepada 100 orang pekerja yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini.

Gun Gun menyebutkan bahwa Gerakan BISA ini sejalan pula dengan program pemerintah di daerah, dengan penerapan protokol kesehatan diharapkan para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif dapat beradaptasi dengan kebiasaan baru menuju masyarakat yang produktif dan aman, serta mendukung destinasi pariwisata dalam menyongsong tatanan kehidupan baru.  (Rel/Wisja)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here