Pebalap Cristian Reaileanu dari Team Sapura Cycling menjadi yang tercepat pada etape IV Tour de Singkarak 2019 dari Dharmasraya ke Sawahlunto, Selasa (5/11/2019) dengan catatan waktu 4 jam 55 menit 27 detik.  (Foto : Antara /Miko Elfisha

Sawahlunto, kabartravel.com – Pebalap Cristian Reaileanu dari Team Sapura Cycling akhirnya berhasil membuktikan dirinya menjadi yang tercepat pada etape IV Tour de Singkarak (TdS) 2019 dari Dharmasraya ke Sawahlunto, Selasa dengan catatan waktu 4 jam 55 menit 27 detik.

Cris dinyatakan unggul 0,03 detik dari pesaing terdekat dari tim yang sama serta pemegang yellow jersey, Jesse Ewart yang mencatatkan waktu 4 jam 55 menit 30 detik, seperti dikutip Antara.

Sementara pebalap tercepat ketiga ditempati pebalap Indonesia, Jamalidin Novardianto dari tim PGN Road Cycling Team dengan catatan waktu 4 jam 55 menit 34 detik.

Dengan kemenangan itu, Cristian berhasil memangkas jarak waktu pada klasmen umum. Etape lalu catatan waktunya kalah 1 menit 09 detik dari Jesse, pasca etape IV ia hanya terpisah 1 menit 02 detik dari pemuncak klasemen (yellow jersey)

Dengan lima etape tersisa Cristian memiliki peluang besar untuk menjadi pebalap tercepat dalam klasemen umum dan merebut yellow jersey dari rekan satu timnya Jesse Ewart.

Sementara untuk Jesse, meski tidak bisa menjadi yang tercepat pada etape ini, tetapi masih bisa mempertahankan yellow jersey seperti yang ditargetkannya.

Usai finish etape III di Padang Panjang, ia menyebut tidak akan terlalu memaksakan diri karena masih banyak etape yang tersisa. Fokusnya bukan jadi yang tercepat, tetapi mempertahankan yellow jersey.

Etape IV Tour de Singkarak 2019 start dari Dharmasraya ke Sawahlunto benar-benar menguji ketahanan pebalap karena jalur itu menjadi salah satu yang terpanjang tahun ini, yaitu 205,3 kilometer.

Pebalap harus menguras tenaga hingga lima jam lebih untuk menyudahi etape tersebut.

Etape Uji Ketahanan Pebalap

Etape IV Tour de Singkarak 2019 dari Dharmasraya ke Sawahlunto memang sangatcmenguji ketahanan pebalap karena jalur itu salah satu yang terpanjang tahun ini, yaitu 205,3 kilometer dengan perkiraan waktu balapan hingga 5 jam lebih.

Meski lintasan cenderung datar dan tidak banyak tanjakan, panjang lintasan dan karakter daerah yang memiliki cuaca panas akan menjadi tantangan tersendiri bagi pebalap.

Apalagi mendekati garis finis di Sawahlunto, banyak belokan tajam dan curam yang harus ditaklukkan pebalap.

Etape IV Tour de Singkarak memiliki dua tanjakan (King of Mountain) dan tiga titik sprint. Tanjakan masing-masing pada kilometer 49,1 di Koto Baru Dharmasraya dan kilometer 138,9 di Kiliran Jao.

Sementara titik sprint pada kilometer 70,3 Koto Baru, kilometer 104 Dharmasraya dan kilometer 175,1 Tanjung Gadang.

Start di Kantor Bupati Dharmasraya sekitar pukul 10.00 WIB dan diperkirakan sampai finis di Lapangan Segitiga Sawahlunto sekitar pukul 15.10 WIB.

Pebalap Australia dari Tim Sapura Cycling akan kembali fokus mempertahankan yellow jersey dengan mempertahankan total waktu tercepat dari seluruh pebalap.

“Saya tidak terlalu memaksakan diri pada etape III untuk menjaga performa pada beberapa etape lanjutan. Fokus saya sekarang adalah mempertahankan yellow jersey,” katanya usai finis di Padang Panjang, Senin.

Saat ini total waktu Jesse 08:42:49. Unggul sekitar 1 menit 09 detik dari pebalap satu timnya Cristian Raileanu yang membukukan waktu 08:43:58. Peringkat tiga membayangi raja tanjakan dua kali berturut-turut Ismael Jr Grospe dari Go For Gold Philippines dengan catatan waktu 08:46:16. (awe)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here