Beranda HEADLINES “Balangge” Potensi Wisata Unik Nagari Koto Malintang, Ketika Musim Durian Tiba

“Balangge” Potensi Wisata Unik Nagari Koto Malintang, Ketika Musim Durian Tiba

BERBAGI

JAKARTA – Balangge adalah sebuah tradisi unik masyarakat Nagari Koto Malintang, Kec Tanjung Raya, Kab.Agam, Sumbar ketika musim durian tiba. Tradisi turun menurun masyarakat nagari Koto Malintang. Tradisi ini jika dikemas dengan baik, dapat dijadikan potensi wisata handal.

Tradisi Balangge adalah, tradisi dimana warga yang tidak mempunyai kebun durian bebas mengambil buah durian jatuh pada waktu yang telah ditentukan.
Tradisi, bebas mengambil durian, yang disebuat Balangge ini sebuah aturan yang ditetapkan ninik mamak atau orang yang dituakan, ini sudah berlaku sejak dari dulu. Mereka dapat mengambil durian jatuh dari kebun mana saja untuk dimakan bersama keluarga, jika berlebih dapat dijual. Waktunya antara pukul 5:00 – 6:00 WIB.

Tidak boleh mengambil durian yang jatuh, jika waktu sudah ditentukan, warga harus segera menghentikan kegiatan mengambil durian jatuh, masyarakat setempat sudah paham dengan aturan main yang ditetapkan tersebut. Buah Durian Koto Malintang, disamping dikenal enak, juga menjadi sumber ekonomi masyarakat.

Aturan bagi pemilik kebun durian, mereka tidak diperkenankan memetik durian dari pohonnya, meski di kebun sendiri (durian yang dijual hanya durian jatuh), karena dapat menurunkan reputasi kualitas durian Koto Malintang yang terkenal. Durian yang dipetik tidak sebaik durian yang matang di pohon dan jatuh jatuh sendiri.

Aturan lain yang berlaku di sini, pemilik yang memetik durian langsung dari pohon, akan mendapatkan sanksi dari masyarakat, ninik mamak, dan kepala adat, dengan cara membunuh pohon durian, dengan menguliti pohon durian, sehingga pohon durian mati. Selain itu, pemilik pohon durian tidak diperbolehkan menembang pohon durian, jika menebang pohon durian pemiliknya juga akan mendapatkan sanksi berat.

Tradisi Balangge, sebuah tradisi unik yang dapat menarik wisatawan. Saat ini para tokoh masyarakat Koto Malintang tengah berupaya, tradisi unik ini dikemas menjadi daya tarik wisata.

Anda berminat mencoba asyiknya tradisi Balangge ini? Kebetulan saat ini di Nagari Koto Malintang tengah musim durian. Langge Lapeeh, teriakan para pemburu duirian saat masuk waktu bebas mengambil durian jatuh di kebun siapa saja. Menarik bukan? (Wisja)

LEAVE A REPLY